Kegiatan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) Berbahan Pangan Lokal di Desa Jambuwer

  • Jun 15, 2026
  • SUJARNO

Jambuwer, 15 Juni 2026 – Pemerintah Desa Jambuwer bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) berbahan pangan lokal yang bertempat di Balai Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, pada Senin (15/06/2026).
Kegiatan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Korwil Puskesmas Kromengan, Bapak M. Miftakhul Hakim, D.C., S.I.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Melalui program DASHAT ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi, mudah didapat, dan terjangkau.
Program DASHAT ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang dan akan dilaksanakan selama lima bulan, mulai Juni hingga Desember 2026. Sebanyak 50 peserta sasaran mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari calon pengantin (catin), ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), balita, dan batita.
Kepala Desa Jambuwer, Mujiono, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa kebutuhan gizi balita harus menjadi perhatian utama seluruh keluarga. Menurut beliau, makanan yang diberikan kepada anak tidak hanya dinilai dari rasa yang enak, tetapi yang lebih penting adalah kandungan gizinya yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
"Yang dibutuhkan balita adalah asupan gizi yang lengkap dan seimbang. Bukan semata-mata karena rasanya enak, tetapi bagaimana makanan tersebut mampu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal," ujar beliau.
Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kromengan, Mujianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengetahuan mengenai gizi keluarga dan pencegahan stunting.
"Semoga ilmu yang diperoleh pada hari ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan menjadi bekal dalam menciptakan generasi penerus Desa Jambuwer yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ungkapnya.
Materi utama disampaikan oleh Ibu Atik, Kader Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Jambuwer. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai jenis makanan bergizi yang dapat membantu mencegah stunting pada balita maupun ibu hamil. Selain itu, beliau juga menjelaskan faktor-faktor penyebab stunting, antara lain kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, rendahnya konsumsi protein hewani, kurangnya pengetahuan tentang pola makan sehat, serta kondisi kesehatan ibu selama masa kehamilan.
Sebagai praktik langsung, peserta diajak mengolah makanan bergizi berbahan pangan lokal berupa sate lilit lele daun singkong. Menu ini dipilih karena memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral yang baik untuk mendukung pertumbuhan anak dan kesehatan ibu hamil.
Resep Sate Lilit Lele Daun Singkong
Bahan utama:
Ikan lele mentah
Daun singkong
Telur ayam
Kelapa parut
Minyak kelapa
Garam
Kecap manis kedelai
Kacang tanah
Tepung maizena
Bumbu halus:
Bawang merah
Bawang putih
Kunyit
Daun jeruk
Gula merah
Bumbu halus ditumis hingga harum, kemudian dicampurkan dengan daging lele yang telah dihaluskan serta bahan pelengkap lainnya. Adonan kemudian dililitkan pada batang serai atau tusuk sate sebelum dipanggang hingga matang.
Melalui kegiatan DASHAT ini, masyarakat Desa Jambuwer diharapkan mampu memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga sekaligus menjadi langkah nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting. Dengan keterlibatan berbagai pihak dan peningkatan pengetahuan masyarakat, diharapkan akan lahir generasi Desa Jambuwer yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang.