Tradisi Malam 21 Ramadhan, Warga Dusun Glagaharum Laksanakan Genduri Kelompok
- Mar 10, 2026
- SUJARNO
Selasa, 10 Maret 2026, sebagian warga Desa Jambuwer khususnya di Dusun Glagaharum melaksanakan tradisi malam 21 bulan Ramadhan dengan mengadakan genduri atau kenduri secara berkelompok di masing-masing wilayah. Kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun yang masih terus dijaga oleh masyarakat sebagai wujud rasa syukur sekaligus memohon keberkahan di bulan suci Ramadhan.
Dalam pelaksanaannya, warga membawa hidangan dari rumah masing-masing untuk dikumpulkan bersama. Sajian yang disiapkan umumnya berupa nasi putih lengkap dengan sambel goreng dan ayam sebagai lauk utama. Hidangan tersebut ditata sederhana namun penuh makna kebersamaan.
Acara genduri diawali dengan pembacaan doa-doa yang dipimpin oleh tokoh masyarakat atau sesepuh setempat. Doa dipanjatkan menggunakan bahasa Jawa, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus memohon keselamatan, kesehatan, serta keberkahan bagi seluruh warga.
Setelah doa bersama selesai, makanan yang telah dibawa oleh warga kemudian ditukarkan satu sama lain. Tradisi ini melambangkan kebersamaan, saling berbagi rezeki, serta mempererat tali silaturahmi antar warga. Makanan yang telah ditukar tersebut kemudian dibawa pulang untuk dinikmati bersama keluarga di rumah.
Melalui kegiatan genduri malam 21 Ramadhan ini, masyarakat Dusun Glagaharum tidak hanya menjaga tradisi budaya, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Tradisi sederhana namun penuh makna ini diharapkan dapat terus dilestarikan oleh generasi berikutnya.