Rembuk Stunting Desa Jambuwer: Sinergi Bersama Menuju RKP Tahun 2026 yang Responsif Gizi dan Kesehatan Anak

  • Jul 19, 2025
  • SUJARNO

Jambuwer, Jumat 18 Juli 2025 — Pemerintah Desa Jambuwer melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2026. Acara digelar di aula pertemuan Balai Desa Jambuwer dan menjadi forum penting dalam membangun komitmen bersama dalam upaya percepatan pencegahan stunting di tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Desa Kecamatan Kromengan Ibu Sulianah, Pengawas Lokal Desa Bapak Darmawan, Ketua BPD Desa Jambuwer, Kepala Desa atau yang mewakili, bidan desa, kader kesehatan ILP Desa Jambuwer, serta Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah desa menegaskan pentingnya penanganan stunting secara terpadu sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di desa. Rembuk stunting ini merupakan salah satu tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan desa, yang bertujuan mengidentifikasi permasalahan dan menentukan program prioritas yang berfokus pada pencegahan stunting.

Bidan desa memaparkan data terkini mengenai kondisi balita dan ibu hamil di wilayah Jambuwer, termasuk faktor risiko stunting yang masih ditemukan, seperti kurangnya asupan gizi, rendahnya pemahaman pola asuh, serta sanitasi yang belum optimal. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, para kader ILP dan KPM juga menyampaikan pengalaman dan masukan dari lapangan sebagai dasar penyusunan rencana intervensi.

Melalui rembuk ini, dihasilkan kesepakatan program prioritas yang akan dimasukkan dalam RKP Desa Tahun 2026, seperti penguatan edukasi gizi bagi ibu hamil dan balita, peningkatan kualitas layanan posyandu. 

Diharapkan hasil rembuk ini dapat menjadi pijakan bersama menuju Desa Jambuwer yang lebih sehat dan bebas dari stunting, dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa.