Pelatihan Kader Kesehatan dalam Pengelolaan PMT Berbahan Pangan Lokal untuk Ibu Hamil dan Balita di Desa Jambuwer

  • Jun 11, 2025
  • SUJARNO

Jambuwer, 11 Juni 2025 – Bertempat di Balai Desa Jambuwer, UPT Puskesmas Kromengan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kader Kesehatan dalam Pengelolaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan desa dalam penyediaan makanan sehat dan bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Dalam pelatihan ini, UPT Puskesmas Kromengan menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yaitu Ana Nurul, petugas gizi, dan Linda Meryoakan, petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling). Kedua narasumber memberikan pembekalan menyeluruh terkait gizi seimbang, pengolahan makanan yang higienis, serta porsi penyajian PMT yang sesuai untuk kebutuhan ibu hamil dan balita.

Para kader kesehatan Desa Jambuwer mendapatkan pengetahuan penting mengenai:

Gizi yang baik dan benar untuk mendukung pertumbuhan balita dan kesehatan ibu hamil,

Teknik memasak sehat yang menjaga kualitas dan kandungan nutrisi makanan,

Porsi ideal PMT, serta pentingnya memanfaatkan bahan lokal sebagai sumber gizi yang mudah dijangkau dan ekonomis.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan tenaga kesehatan setempat, yaitu Andina (bidan desa), Veby (perawat Desa Jambuwer), serta Camat Kromengan, Bapak Marendra Hengki Irawan. Camat Marendra menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mendukung perbaikan asupan gizi bagi ibu hamil dan balita, serta menjadi langkah konkret dalam pencegahan stunting di wilayah kita,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari praktik pelatihan, kader juga dilibatkan langsung dalam memasak dan menyajikan berbagai menu PMT yang bergizi dan menarik, antara lain:

Sup bola daging dan nasi

Dimsum udang

Rolade cakwortel kukus

Bola-bola ayam dan ikan isi telur puyuh

Perkedel tuna dan ayam


Dengan semangat dan antusiasme para peserta, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kader kesehatan untuk lebih aktif dalam edukasi gizi dan penerapan PMT yang berkualitas di lingkungan Posyandu masing-masing. Program ini menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat ketahanan gizi masyarakat di tingkat desa.