Bersih Dusun Bulupogog, Tradisi Sakral dan Meriah Pemersatu Warga
- May 05, 2025
- SUJARNO
Minggu, 4 Mei 2025 — Warga Dusun Bulupogog, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, kembali melaksanakan tradisi tahunan Bersih Dusun atau yang dikenal sebagai Selamatan Dusun, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta penghormatan kepada para leluhur.
Rangkaian acara dimulai pada pagi hari dengan selamatan di lokasi Dawuhan dan dilanjutkan dengan selamatan di makam almarhum Mbah Saidrono, tokoh sesepuh Dusun Bulupogog yang sangat dihormati oleh masyarakat. Doa bersama berlangsung khidmat, dipimpin oleh tokoh agama setempat dan diikuti oleh warga dengan penuh kekhusyukan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan khataman Al-Qur'an yang bertempat di rumah Bapak Wianto, Kepala Dusun Bulupogog. Para santri, tokoh agama, dan masyarakat hadir untuk menyimak pembacaan ayat-ayat suci yang menjadi bagian dari doa bersama demi keselamatan dan keberkahan dusun.
Memasuki sore hari, warga berkumpul di balai dusun untuk mengikuti selamatan dusun bersama seluruh elemen masyarakat. Sebelum pagelaran seni dimulai, disampaikan beberapa sambutan, dimulai dari panitia pelaksana yang memberikan laporan keuangan kegiatan. Selanjutnya sambutan diberikan oleh Kepala Dusun, Bapak Wianto, dan dilanjutkan oleh Kepala Desa Jambuwer, Bapak Mujiono, S.Pd yang menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan warga dan pentingnya melestarikan tradisi lokal.
Sebagai bagian dari mengenang sejarah dusun, Mbah Bari membacakan sejarah Dusun Bulupogog, yang menambah wawasan generasi muda akan asal-usul dan perjuangan para leluhur.
Acara semakin semarak dengan penampilan Campursari dan tari tradisional Tari Remo, yang menggugah semangat penonton melalui gerakan yang lincah dan penuh makna.
Sebagai puncak acara, digelar Pagelaran Wayang Kulit oleh dalang Ki Yuwono Lebdo Carito dari Banyuwangi, dengan lakon "Banjaran Karno". Wayang ini menggambarkan kisah heroik tokoh Karna, simbol keteguhan, kesetiaan, dan pengorbanan, yang selaras dengan semangat masyarakat Bulupogog dalam menjaga tradisi dan persatuan.
Kegiatan bersih dusun ini tidak hanya menjadi sarana spiritual dan budaya, tetapi juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antarwarga, menyatukan generasi tua dan muda dalam satu semangat kebersamaan.